Sejarah Percetakan Bermula di Asia, Bagaimana Buku Menyebarkan Pengetahuan?

DNK ESTS INSIGHT – Sebelum buku diproduksi dalam jumlah besar seperti sekarang, pengetahuan disalin secara manual melalui manuskrip.
Perkembangan teknologi percetakan kemudian mengubah cara manusia menyimpan dan menyebarkan informasi. Sejarah awal perkembangan teknologi tersebut dapat ditelusuri hingga Asia.
Percetakan Berkembang di China
Menurut Library of Congress, teknologi percetakan telah ditemukan di China sekitar tahun 700 pada masa Dinasti Tang.
Teknologi tersebut kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, hingga kawasan lain di dunia.
Salah satu bukti awal yang tersimpan di Library of Congress adalah Hyakumanto Darani, yaitu teks Buddha yang dicetak menggunakan teknik cukil kayu di Jepang sekitar tahun 764–770.
Hyakumanto Darani menjadi salah satu contoh penting dari perkembangan awal teknologi cetak. Keberadaannya menunjukkan bagaimana teknik percetakan telah digunakan untuk menghasilkan teks sejak berabad-abad lalu.
Percetakan dan Penyebaran Pengetahuan
Percetakan pada masa awal tidak hanya berkaitan dengan penyebaran pengetahuan. Praktik keagamaan juga menjadi salah satu faktor yang mendorong produksi teks dalam jumlah besar.
Tradisi umat Buddha, misalnya, mendorong pembuatan salinan teks untuk memperoleh nilai spiritual. Kebutuhan tersebut ikut mendukung perkembangan teknologi percetakan.
Kebutuhan pemerintahan turut mendorong perkembangan percetakan di China. Pada masa Dinasti Song, teks klasik Konfusianisme dan sejarah dicetak untuk mendukung pendidikan serta ujian yang berkaitan dengan seleksi pejabat pemerintahan.
Munculnya Huruf Cetak Bergerak
Perkembangan teknologi kemudian berlanjut dengan munculnya huruf cetak yang dapat dipindahkan. Sekitar 1041–1048, Bi Sheng mengembangkan teknologi movable type menggunakan bahan tanah liat.
Teknologi tersebut tidak menjadi teknologi utama di China. Salah satu alasannya adalah banyaknya karakter dalam sistem tulisan China.
Teknologi huruf cetak bergerak juga berkembang di Korea. Masyarakat Korea telah menggunakan huruf cetak berbahan logam pada abad ke-13.
Salah satu karya yang dicetak dengan teknologi tersebut berasal dari tahun 1377. Perkembangan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan teknologi cetak di Asia.
Dari Percetakan Menuju Dunia Buku
Perjalanan teknologi percetakan kemudian berkaitan dengan perkembangan dunia buku di berbagai kawasan. Di Eropa, teknologi cetak huruf bergerak memiliki pengaruh besar terhadap produksi dan penyebaran buku.
Sejarah tersebut menunjukkan bahwa buku modern tidak lahir secara tiba-tiba. Perjalanannya merupakan hasil perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, tradisi keagamaan, pendidikan, pemerintahan, dan kemampuan manusia menyebarkan pengetahuan melalui tulisan.
Buku sebagai Warisan Pengetahuan
Bagi dunia penerbitan saat ini, sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa buku bukan hanya benda untuk dibaca. Buku merupakan salah satu sarana penting untuk menyimpan, memperbanyak, dan mewariskan pengetahuan.
Perjalanan panjang teknologi percetakan juga menunjukkan hubungan erat antara perkembangan teknologi dan dunia buku. Dari manuskrip hingga produksi buku modern, teknologi terus membantu manusia memperluas akses terhadap pengetahuan.
Sumber:Library of Congress – The History of Printing in Asia According to Library of Congress Asian Collections – 22 Juni 2021.

Thanks…