BERITA KISI-KISI TKA FISIKA 2026

KISI-KISI TKA FISIKA 2026

TKA SMA 2026/2027: Apa Saja Materi Fisika yang Harus Dipelajari?

pixabay.com/F1Digitals

DNK ESTS INSIGHT – Siswa SMA yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) perlu memahami materi dan kemampuan yang akan diuji, termasuk bagi peserta yang memilih Fisika sebagai mata pelajaran pilihan.

TKA Fisika tidak hanya mengukur pemahaman teori dan penggunaan rumus. Tes ini juga menilai kemampuan menerapkan konsep fisika, berpikir kritis, menganalisis fenomena, serta menggunakan keterampilan proses sains.

Pelaksanaan TKA dalam konteks seleksi tahun 2026/2027 dijadwalkan pada 26 Oktober–8 November 2026. Hasil TKA berkaitan dengan penentuan status eligible dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Karena itu, siswa yang mempersiapkan TKA untuk seleksi pendidikan tinggi tahun 2027 perlu memahami cakupan materi sekaligus karakter kemampuan yang akan diukur.

Apa yang Diukur dalam TKA Fisika?

TKA Fisika mengukur pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan penerapan prinsip fisika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

Siswa tidak hanya perlu memahami konsep, tetapi juga menggunakannya untuk menyelesaikan masalah, menganalisis fenomena, dan mengevaluasi suatu keadaan berdasarkan prinsip ilmiah.

TKA Fisika juga mengintegrasikan keterampilan proses sains dengan berbagai area konsep fisika. Materi Fisika sebagai salah satu mata pelajaran pilihan mencakup beberapa rumpun berikut.

Kinematika

Materi kinematika mencakup analisis besaran seperti posisi, kecepatan, dan percepatan. Siswa juga perlu memahami hubungan antarbesaran pada gerak lurus, gerak parabola, dan gerak melingkar beraturan.

Dinamika

Dinamika berkaitan dengan hubungan antara gaya dan gerak serta penerapan hukum Newton.Materi ini juga mencakup momentum dan impuls yang digunakan untuk memahami berbagai peristiwa gerak dalam kehidupan.

Fluida

Materi fluida mencakup fluida statis dan fluida dinamis. Konsep yang perlu dipahami antara lain tekanan, hukum Pascal, hukum Archimedes, asas kontinuitas, dan asas Bernoulli beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Gelombang

Materi gelombang meliputi karakteristik gelombang mekanik dan elektromagnetik. Siswa juga perlu memahami gelombang, bunyi, dan cahaya serta penerapannya pada berbagai fenomena alam dan teknologi.

Kalor dan Termodinamika

Materi ini mencakup pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud zat serta berbagai mekanisme perpindahan kalor.

Siswa juga perlu memahami prinsip gas ideal dan hukum-hukum termodinamika pada sistem tertutup maupun terbuka.

Kelistrikan

Materi kelistrikan mencakup listrik statis dan listrik dinamis arus searah. Konsep yang perlu dikuasai antara lain hukum-hukum kelistrikan, medan listrik, potensial listrik, dan rangkaian listrik sederhana.

Soal TKA Fisika Bisa Menggunakan Konteks Apa?

Materi Fisika dalam TKA dapat disajikan melalui persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari maupun kegiatan ilmiah.

Salah satu konteksnya adalah fenomena lingkungan yang melibatkan hubungan sebab-akibat dan keterkaitan dengan konsep fisika.

Konteks lainnya adalah makhluk hidup. Dalam konteks ini, prinsip fisika dapat dikaitkan dengan berbagai sistem biologis, termasuk tubuh manusia.

TKA juga dapat menggunakan konteks teknologi, terutama penerapan konsep fisika untuk meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan menghasilkan inovasi.

Selain itu, soal dapat disajikan melalui kegiatan percobaan atau penyelidikan. Permasalahan dapat berkaitan dengan variabel, tahapan penyelidikan, hubungan bahan dan alat, hingga data hasil pengamatan.

Tiga Level Kognitif dalam TKA Fisika

TKA Fisika mengukur kemampuan siswa melalui tiga level kognitif dengan tingkat kompleksitas berpikir yang berbeda.

Ketiga level tersebut meliputi Level 1 Pemahaman, Level 2 Penerapan, serta Level 3 Analisis dan Evaluasi.

Pada Level 1 Pemahaman, siswa menggunakan pengetahuan tentang konsep, hukum, prinsip, dan hubungan antarbesaran untuk mengingat informasi, mengelompokkan konsep, atau menjelaskan hubungan dasar.

Pada level ini, siswa belum dituntut melakukan perhitungan atau analisis secara mendalam.

Pada Level 2 Penerapan, siswa dituntut menggunakan konsep fisika untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan situasi tertentu.

Siswa perlu menentukan konsep yang tepat dan menggunakannya untuk menyelesaikan perhitungan, mulai dari persoalan sederhana hingga yang lebih kompleks.

Sementara itu, Level 3 Analisis dan Evaluasi membutuhkan kemampuan untuk menelaah serta mengevaluasi hubungan antarbesaran fisika.

Siswa perlu mengidentifikasi faktor yang memengaruhi suatu peristiwa, menyusun argumen berdasarkan konsep fisika, menarik kesimpulan dari bukti, serta menilai kebenaran suatu prinsip fisika.

Bagaimana Cara Belajar untuk TKA Fisika?

Karena kemampuan yang diukur cukup beragam, persiapan TKA Fisika sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan rumus.

Siswa perlu memahami konsep, mengetahui hubungan antarbesaran, menerapkan prinsip fisika pada persoalan kontekstual, serta terbiasa menganalisis informasi dan data.

Latihan juga sebaiknya menggunakan berbagai konteks, seperti fenomena lingkungan, makhluk hidup, teknologi, dan kegiatan percobaan atau penyelidikan.

Dengan pola belajar tersebut, siswa tidak hanya berlatih menentukan rumus, tetapi juga memahami alasan penggunaan suatu konsep, cara menerapkannya, dan kesesuaian suatu kesimpulan dengan prinsip fisika.

Bagi siswa SMA yang mempersiapkan TKA untuk kebutuhan seleksi tahun 2026/2027, enam rumpun materi tersebut dapat menjadi fokus utama dalam belajar Fisika.

Pemahaman konsep, penerapan prinsip, kemampuan analisis dan evaluasi, serta keterampilan proses sains perlu dikembangkan secara bersamaan agar persiapan TKA tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghitung.

Sumber: Pusat Asesmen Pendidikan – Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat – Diakses 10 September 2026.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post